Tim Siaga Dan Infrastruktur Andal Dikerahkan Secara Terpadu Agar Setiap Rangkaian Acara Natal Berjalan Lancar Dan Aman Bersama PLN UP3 Bali

Kamis, 25 Desember 2025 | 13:07:08 WIB

JAKARTA – Menyambut Natal 2025, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Timur menyiapkan operasi siaga khusus untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil di sejumlah gereja. Langkah ini diambil agar umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dan perayaan Natal dengan nyaman, tanpa khawatir terjadi pemadaman listrik. Kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya saat momen keagamaan yang penuh makna.

Target Prioritas di 19 Gereja Utama

PLN UP3 Bali Timur menetapkan sebanyak 19 gereja sebagai lokasi strategis pengamanan pasokan listrik. Gereja-gereja ini tersebar di empat kabupaten utama, yaitu Gianyar, Klungkung, Karangasem, dan Bangli. Penetapan lokasi ini didasarkan pada tingkat aktivitas ibadah yang tinggi serta jumlah jemaat yang rutin hadir saat Natal.

Di Gianyar, ada sembilan gereja yang menjadi titik pengamanan. Di Klungkung, ada lima gereja, Karangasem empat gereja, dan Bangli satu gereja. Sebelum periode Nataru, setiap lokasi telah melalui inspeksi jaringan dan pengecekan instalasi listrik untuk memastikan semua peralatan berfungsi secara optimal. Hal ini penting agar tidak terjadi gangguan teknis saat ibadah berlangsung.

Selain itu, PLN melakukan pemetaan risiko untuk setiap lokasi. Titik-titik rawan gangguan listrik dianalisis sehingga petugas siap merespons setiap kemungkinan. Pemantauan dilakukan mulai dari jaringan tegangan menengah, gardu distribusi, hingga sambungan listrik di dalam gedung gereja.

Listrik Andal Menjadi Prioritas Utama

Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, menegaskan bahwa listrik yang stabil menjadi syarat utama kelancaran ibadah. “Kami ingin setiap jemaat dapat beribadah dengan tenang, tanpa terganggu masalah pasokan listrik. Listrik yang andal merupakan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Gereja Katolik St. Maria Ratu Rosari Gianyar dan Gereja Katolik Santa Sisilia Klungkung menjadi fokus utama pengamanan. Kedua gereja ini memiliki jumlah jemaat yang besar dan sering mengadakan misa khusus selama periode Natal. PLN memastikan setiap titik penerangan, audio, dan fasilitas listrik lainnya berfungsi optimal agar ibadah dapat berlangsung khusyuk.

Petugas di lapangan juga memantau perkembangan cuaca dan faktor eksternal lain yang berpotensi memengaruhi jaringan listrik. Dengan pendekatan proaktif ini, PLN berharap seluruh kegiatan ibadah dapat berlangsung tanpa gangguan.

Personel Siaga dan Peralatan Darurat Siap 24 Jam

Untuk menghadapi kemungkinan gangguan, PLN menyiagakan Tim Gerak Cepat di lima Posko Siaga Distribusi. Tim ini akan merespons laporan gangguan dengan cepat, memastikan waktu penanganan seminimal mungkin.

Selain personel, PLN menyiapkan sembilan unit genset, sembilan Unit Gardu Bergerak (UGB), dan dua Uninterruptible Power Supply (UPS) sebagai cadangan listrik. Penempatan peralatan ini strategis agar dapat segera digunakan di gereja yang mengalami gangguan.

Armada patroli PLN terdiri dari 29 mobil operasional dan tujuh sepeda motor yang beroperasi 24 jam. Seluruh tim juga dilengkapi dengan komunikasi real-time sehingga koordinasi antarposko dan lapangan dapat dilakukan secara efisien. Dengan kesiapan ini, PLN memastikan setiap gereja mendapatkan pasokan listrik andal sepanjang perayaan Natal 2025.

Koordinasi Intensif dengan Pengurus Gereja

PLN juga menjalin komunikasi aktif dengan pengurus gereja untuk memastikan jalur komunikasi darurat berjalan lancar. Pengurus gereja diberikan panduan tentang cara melaporkan potensi gangguan serta jalur respons cepat.

Selain itu, PLN menyesuaikan pasokan listrik sesuai kebutuhan masing-masing gereja, termasuk tambahan daya untuk lampu dekorasi, sound system, dan fasilitas ibadah lain. Koordinasi ini membantu meminimalkan risiko kesalahan teknis dan memastikan layanan PLN tetap optimal.

Langkah-langkah ini memungkinkan umat dan panitia Natal fokus pada ibadah dan acara perayaan tanpa perlu khawatir soal listrik. PLN menekankan pelayanan ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap kelancaran ibadah umat Kristiani.

Terkini