Kesehatan Jantung

Waspada, 8 Kebiasaan Ini yang Dapat Membahayakan Kesehatan Jantung

Waspada, 8 Kebiasaan Ini yang Dapat Membahayakan Kesehatan Jantung
Waspada, 8 Kebiasaan Ini yang Dapat Membahayakan Kesehatan Jantung

JAKARTA - Tanpa kita sadari, jantung bekerja paling keras dibandingkan organ lainnya. Ia berdetak tanpa henti, siang dan malam, memastikan darah yang membawa oksigen serta nutrisi mengalir ke seluruh tubuh. 

Namun, di balik perannya yang krusial, jantung sering kali menjadi organ yang paling jarang diperhatikan kesehatannya dalam rutinitas sehari-hari. Banyak orang baru menyadari pentingnya jantung ketika masalah kesehatan mulai muncul.

Gaya hidup modern yang serba cepat kerap membuat seseorang terbiasa melakukan kebiasaan yang tampak sepele, tetapi sebenarnya memberi tekanan besar pada jantung. Pola hidup yang kurang aktif, pilihan makanan yang tidak seimbang, hingga pengelolaan emosi yang buruk dapat memengaruhi kerja jantung secara perlahan. Jika dibiarkan terus-menerus, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, dan gangguan kardiovaskular serius lainnya.

Untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang, penting bagi setiap orang mengenali kebiasaan buruk yang sebaiknya mulai dibatasi atau bahkan dihentikan. Melansir dari laman WebMD, berikut ini sejumlah kebiasaan buruk yang berbahaya bagi kesehatan jantung dan perlu diwaspadai.

1. Terlalu mengandalkan olahraga

Olahraga memang menjadi salah satu kunci utama menjaga kesehatan jantung. Namun, berolahraga tidak berarti Anda bisa duduk seharian tanpa bergerak. Kebiasaan duduk terlalu lama tetap berisiko, meskipun Anda rutin berolahraga.

Tubuh membutuhkan aktivitas fisik yang konsisten sepanjang hari. Jika Anda bekerja di depan meja, usahakan untuk bangun setiap satu jam, berjalan sebentar, atau sekadar meregangkan tubuh. Bahkan saat menonton televisi, Anda bisa tetap aktif dengan menari ringan atau melakukan push-up di sela jeda iklan.

2. Merasa masih terlalu muda

Banyak orang menunda menjaga kesehatan jantung karena merasa usianya masih muda. Anggapan ini membuat perhatian terhadap pola hidup sehat sering diabaikan. Padahal, kebiasaan baik seharusnya dimulai sedini mungkin.

Rutin berolahraga, menjaga pola makan seimbang, serta mengetahui angka penting seperti tekanan darah, kolesterol, dan gula darah merupakan langkah awal yang sangat membantu menjaga jantung tetap sehat dalam jangka panjang.

3. Minum alkohol berlebihan

Mengonsumsi alkohol dalam jumlah kecil mungkin masih dianggap aman, misalnya satu gelas sehari untuk wanita atau dua gelas untuk pria. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, terlebih dalam satu waktu sekaligus, alkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar lemak dalam darah.

Kondisi ini tentu akan membebani kerja jantung. Oleh karena itu, membatasi konsumsi alkohol menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan jantung Anda.

4. Menolak pola makan sehat

Tidak sedikit orang menganggap pola makan sehat itu hambar dan membosankan. Padahal, ada banyak pilihan makanan lezat yang tetap baik untuk jantung. Salah satunya adalah pola makan ala Mediterania yang mencakup minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, buah, dan sayuran.

Selain menyehatkan jantung, pola makan ini juga kaya rasa sehingga lebih mudah dijalani dalam jangka panjang tanpa merasa tersiksa.

5. Tidak mengetahui kondisi kesehatan diri

Apakah Anda mengetahui kadar kolesterol dan tekanan darah saat ini? Jika tidak, hal tersebut bisa menjadi risiko tersendiri. Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala apa pun, tetapi dapat merusak jantung secara perlahan.

Karena itu, sejak usia 20 tahun, pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter sangat dianjurkan untuk memantau kondisi tubuh dan mencegah risiko penyakit jantung lebih dini.

6. Membiarkan lemak perut menumpuk

Lemak yang menumpuk di area perut termasuk yang paling berbahaya bagi kesehatan jantung. Lingkar pinggang lebih dari 90 cm pada pria atau 80 cm pada wanita merupakan tanda peringatan yang tidak boleh diabaikan.

Menurunkan berat badan, meskipun hanya sedikit, sudah memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung. Langkah kecil seperti mengatur pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik dapat membawa perubahan positif.

7. Mengabaikan perasaan sedih

Kesehatan mental memiliki hubungan yang erat dengan kesehatan fisik, termasuk jantung. Perasaan sedih yang berlangsung lama dapat membuat seseorang kehilangan motivasi untuk berolahraga atau menjaga pola makan.

Jika perasaan tersebut bertahan lebih dari beberapa minggu, sebaiknya segera mencari bantuan. Konseling, olahraga ringan, atau pengobatan bila diperlukan dapat membantu memperbaiki suasana hati, sehingga Anda lebih mudah merawat diri dan menjaga kesehatan jantung.

8. Terpapar asap rokok

Risiko penyakit jantung tidak hanya mengintai perokok aktif, tetapi juga perokok pasif. Menghirup asap rokok orang lain dapat merusak jantung dan pembuluh darah.

Oleh sebab itu, penting untuk menghindari lingkungan dengan paparan asap rokok. Jika ada orang terdekat yang merokok, mintalah agar tidak melakukannya di sekitar Anda. Langkah kecil ini tidak hanya melindungi kesehatan Anda, tetapi juga bisa menjadi dorongan bagi mereka untuk berhenti merokok.

Itulah delapan kebiasaan buruk yang berbahaya bagi kesehatan jantung. Dengan mengenali dan mulai mengubah kebiasaan tersebut, Anda dapat menjaga jantung tetap sehat dan berfungsi optimal dalam jangka panjang. Semoga bermanfaat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index